JAKARTA - Pemerintah mempersiapkan langkah tegas untuk menyikapi penolakan penggunaan vaksin meningitis bagi calon jamaah haji (CJH). Menurut Menag Suryadharma Ali, semua CJH diimbau agar bersedia diberi vaksin meningitis. Sebab, pemerintah Arab Saudi mewajibkannya.Bila CJH tidak mau divaksin, Kemenag sebagai operator tunggal haji tidak akan memberangkatkan ke tanah suci. “Alasannya demi perlindungan kesehatan yang bersangkutan. Jamaah yang menolak harus menanggung risiko. Bisa saja pemerintah Arab Saudi menolak kedatangan peserta ibadah haji yang belum divaksin meningitis,” katanya, kemarin (25/6).
Suryadharma menyatakan bahwa solusi riil adalah pemerintah membuat vaksin sendiri. Namun, hal itu sulit direalisasikan karena pembuatan vaksin butuh waktu lama dan harus melalui uji klinis bertahap yang harus dipertanggungjawabkan. Hal itu tidak mungkin dilakukan karena agenda pemberangkatan haji sudah dekat.
Karena itu, Menag berharap vaksin meningitis itu dilihat dari aspek positifnya. “Ketika tak ada pilihan lain dan dalam keadaan mendesak, hal itu bisa saja dilakukan,” kata ketua umum DPP PPP tersebut.
Terpisah, Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Kadir Karding mengatakan, hingga saat ini penetapan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) masih belum disepakati. Pemerintah bersikukuh mematok biaya haji sebesar USD 3.577 plus asuransi, sedangkan DPR meminta USD 2.500-3.000. “Karena perbedaan angka yang cukup signifikan itu, titik temu belum tercapai,” kata Karding saat dihubungi tadi malam.
Rapat DPR dan pemerintah berlangsung sejak pukul 13.00 kemarin. Hingga pukul 19.00 belum juga dicapai kesepakatan. Karena itu, forum panja (panitia kerja) DPR memutuskan untuk menunda rapat. Rapat kemudian dilanjutkan lagi pukul Karding menuturkan, sejatinya sudah ada banyak perubahan dalam lobi-lobi antara kedua pihak untuk merumuskan biaya haji yang ideal. Pada April 2010 lalu proposal awal Kemenag menyebutkan biaya ibadah haji sebesar USD 3.577 ditambah Rp100 ribu untuk asuransi. Namun, kemudian pemerintah mau menurunkan sebesar USD 133.
“Tapi, setelah mengkaji segala aspek, DPR ambil kesimpulan bahwa biaya haji yang ideal adalah USD 3.154 dan tanpa ada tambahan biaya apapun,” tutur Karding.
Anggota Panja Haji Fadila Fauzi Ahmad menilai penurunan BPIH yang diusulkan parlemen idealnya sebesar USD 423. Namun, pemerintah hanya mau menurunkan BPIH sebesar USD 133. Jadi, berdasar kalkulasi DPR, titik temunya diperkirakan USD 250 sehingga BPIH nanti disepakati sebesar USD 3.240. “(Pengurangan BPIH) itu akan mudah dilakukan jika dana optimalisasi yang merupakan hak jamaah bisa dipakai untuk mengurangi komponen biaya haji,” terang Fadila.
Karding menambahkan, saat ini pihaknya berusaha tutup mata atas protes dan kritikan agar penetapan biaya haji dipercepat. Alasannya, dia tidak ingin CJH Indonesia yang mencapai 211 ribu orang dirugikan akibat penetapan BPIH secara tergesa-gesa. Apalagi, penetapan BPIH tidak akan memengaruhi jadwal pelaksanaan haji karena segala aspek terkait tender dan fasilitas haji sudah diselesaikan pemerintah.
“Ini juga menyangkut dana subsidi bagi jamaah. Kami ingin agar itu diselesaikan dalam waktu 1-2 hari ini dengan syarat pemerintah mau mengurangi standar harga,” jelasnya.
Sumber : RadarSulteng
Tampilkan postingan dengan label Billing Warnet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Billing Warnet. Tampilkan semua postingan
Billing Warnet Mikrotik Tanpa Install Billing Client
Billing Warnet Mikrotik Tanpa Install Billing Client, hal ini diperlukan jika warnet anda sudah ada billing tapi pengunjungnya, membernya menggunakan PC sendiri, notebook sendiri, yang tidak mungkin dipasang billing di sisi client.
Pak Saya Bawa Notebook, Bisa tidak saya pake Internet di Warnet
Ketika koneksi speedy di rumah saya mati, saya datang ke warnet, karena sema data yang saya kirim berada di notebook. Jawab operator warnet tidak bisa pak. Karena tidak ada kabelnya, atau tidak ada WIFI nya. Nah akhirnya saya mencari warnet lain yang ada fasilitas WIFI atau hotspot.
Indobilling Versi 7.20 sudah mendukung Mikrotik, Sehingga tidak perlu pasang billing Client
Syaratnya mudah anda cukup memiliki indobilling versi lama atau upgrade kemudian anda bisa pesan untuk opsi Billing mikrotik sehingga dengan satu billing server bisa memiliki dua fitur. Billing Warnet dengan Fixed PC dan billing semi hotspot tanpa kabel atau memggunakan kabel tanpi tanpa install billing client.
Apa bedanya Indobilling Mikrotik dengan Billing Hotspot (www.billinghotspot.com)
Billing hotspot digunakan untuk RT/RW net secara spesial, khusus dengan basis Webbase billing. Dengan fitur penuh, cocok untuk Hotel, RT/RW Net, Cafe, Kampus yang full hotspot, kantor atau area tertentu. Dengan full feature hotspot memungkinkan management webbase dan di install di PC dengan OS LINUX.
Sedangkan Indobilling Mikrotik adalah satu perluasan atau option dari Indobilling berbasis desktop tetapi ingin terkoneksi dengan OS Mikrotik sebagai gateway internet. Semua member dibuat dari Indobilling, dan aktifitas terkontrol di indobilling desktop. Cocok untuk warnet yang sudah jalan tapi ingin menambah fitur yang memungkinkan sambungan tanpa kabel (WIFI) atau tetap memakai kabel UTP tapi tidak prelu dipasang billing di sisi client.
Kenapa Harus Mikrotik? Apa tidak mahal?
Mikrotik OS yang mendukung hotspot harganya sekitar $45 dollar, dengan fitur yang begitu lengkap dengan pemakaian yang begitu mudah maka Mikrotik menjadi pilihan yang menarik. Hampir semua fitur untuk kebutuhan jaringan / networking dimiliki dengan instalasi dan pengoperasian yang mudah maka mikrotik OS menjadi pilihan untuk dipadu dengan Indobilling for Mikrotik.
Indobilling mikrotik adalah fitur Indobilling Enterprise, namun jika billing warnet anda masih versi Standard atau PRO anda bisa membeli plugin fitur hotspot dengan harga (hub: YM = indobilling).
Topologi Jaringan Indobilling Tanpa Install Billing Client
ada di notebook. Jawab operator warnet tidak bisa pak. Karena tidak ada kabelnya, atau tidak ada WIFI nya. Nah akhirnya saya mencari warnet lain yang ada fasilitas WIFI atau hotspot.
Indobilling Versi 7.20 sudah mendukung Mikrotik, Sehingga tidak perlu pasang billing Client
Syaratnya mudah anda cukup memiliki indobilling versi lama atau upgrade kemudian anda bisa pesan untuk opsi Billing mikrotik sehingga dengan satu billing server bisa memiliki dua fitur. Billing Warnet dengan Fixed PC dan billing semi hotspot tanpa kabel atau memggunakan kabel tanpi tanpa install billing client.
Apa bedanya Indobilling Mikrotik dengan Billing Hotspot (www.billinghotspot.com)
Billing hotspot digunakan untuk RT/RW net secara spesial, khusus dengan basis Webbase billing. Dengan fitur penuh, cocok untuk Hotel, RT/RW Net, Cafe, Kampus yang full hotspot, kantor atau area tertentu. Dengan full feature hotspot memungkinkan management webbase dan di install di PC dengan OS LINUX.
Sedangkan Indobilling Mikrotik adalah satu perluasan atau option dari Indobilling berbasis desktop tetapi ingin terkoneksi dengan OS Mikrotik sebagai gateway internet. Semua member dibuat dari Indobilling, dan aktifitas terkontrol di indobilling desktop. Cocok untuk warnet yang sudah jalan tapi ingin menambah fitur yang memungkinkan sambungan tanpa kabel (WIFI) atau tetap memakai kabel UTP tapi tidak prelu dipasang billing di sisi client.
Kenapa Harus Mikrotik? Apa tidak mahal?
Mikrotik OS yang mendukung hotspot harganya sekitar $45 dollar, dengan fitur yang begitu lengkap dengan pemakaian yang begitu mudah maka Mikrotik menjadi pilihan yang menarik. Hampir semua fitur untuk kebutuhan jaringan / networking dimiliki dengan instalasi dan pengoperasian yang mudah maka mikrotik OS menjadi pilihan untuk dipadu dengan Indobilling for Mikrotik.
Indobilling mikrotik adalah fitur Indobilling Enterprise, namun jika billing warnet anda masih versi Standard atau PRO anda bisa membeli plugin fitur hotspot dengan harga (hub: YM = indobilling).
Topologi Jaringan Indobilling Tanpa Install Billing Client
Gambar Sistem Jaringan Mikroti, dimana untuk Fixed PC menggunakan kabel UTP, dan billing di install di client, sedang yang Hotspot / RT RW net tidak di pasang billing warnet di sisi client,
Sumber : http://www.sumintar.com/category/peternakan-software
Label:
Billing Warnet
Langganan:
Postingan (Atom)